Sekitar lebih dari 1000 hadits
…b, bahwa Nabi (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Suatu tahun beliau bepergian, maka pada tahun berikutnya beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Abdullah bin Umar berkata: Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
…berkata: Nabi (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadan setiap tahun. Namun ketika tahun di mana beliau wafat, beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Abu Hurairah dan Aisyah meriwayatkan: "Nabi (ﷺ) biasa melakukan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah memanggilnya."
Telah diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Nabi (ﷺ) biasa bersungguh-sungguh (dalam ibadah) di sepuluh malam terakhir Ramadan seperti yang tidak pernah beliau lakukan di waktu lain."
Dari Abu Salamah bin Abdur Rahman, ia berkata: "Saya bertanya kepada Aisyah, 'Bagaimana shalat Rasulullah ﷺ di bulan Ramadan?' Ia menjawab, 'Rasulullah ﷺ tidak pernah melebihi sebelas raka'at di…
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Rasulullah (ﷺ) berangkat ke Mekkah di bulan Ramadan dan beliau berpuasa, dan ketika beliau sampai di Al-Kadid, beliau berbuka puasa dan orang-orang (bersamanya) juga…
Diriwayatkan dari Aisyah, istri Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ biasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga Allah menjemputnya, kemudian para istri beliau beriktikaf setelahnya.
…Al-Khudri berkata: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari tengah bulan Ramadan dan pernah beliau melakukan i'tikaf hingga malam dua puluh satu…
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi (ﷺ) biasa shalat di malam hari sebanyak sembilan raka'at.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.