Shahih oleh Darussalam
Bab Larangan Menghadap Qiblah Saat Buang Air
Rasulullah (ﷺ) melarang orang yang pergi ke tempat buang air untuk menghadap ke Qiblah.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang orang yang pergi ke tempat buang air untuk menghadap ke Qiblah.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika Rasulullah (ﷺ) makan atau minum, beliau berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makanan dan minuman dan memudahkan untuk menelannya, dan menyediakan jalan keluarnya."
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Ayyub bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: "Janganlah kalian menghadap ke arah Qiblat dan janganlah membelakanginya ketika buang air besar atau buang air kecil, tetapi hadaplah ke arah timur atau barat."
Shahih oleh Darussalam
Ukurlah makanan kalian, semoga kalian diberkahi di dalamnya.
Shahih oleh Darussalam
Lakukan wudhu dari sesuatu yang telah diubah oleh api.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abu Ayyub Al-Ansari berkata: "Saya melihat Rasulullah (ﷺ) melakukan wudhu dan beliau mengusap janggutnya."
Shahih oleh Darussalam
bahwa Nabi Muhammad (ﷺ) bersabda: 'Shalat Witr adalah hak, dan siapa yang ingin melaksanakan Witr dengan tujuh raka'at, silakan; siapa yang ingin melaksanakan Witr dengan lima, silakan; siapa yang ingin melaksanakan Witr
Shahih oleh Darussalam
bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Shalat Witr adalah hak, dan siapa yang ingin melaksanakan Witr dengan lima raka'at, silakan; siapa yang ingin melaksanakan Witr dengan tiga, silakan; dan siapa yang ingin melaksanakan Witr
Shahih oleh Al-Albani
Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang tahun.
Shahih oleh Darussalam
Apakah salah satu di antara kalian ingin membaca sepertiga Al-Qur'an dalam satu malam? Barangsiapa yang membaca: Allahu Al-Wahid As-Samad, maka ia telah membaca sepertiga Al-Qur'an.
Shahih
Ada yang berkata, "Wahai Rasulullah! Beritahu saya tentang suatu amal yang akan membuat saya masuk surga."
Shahih oleh Darussalam
It was narrated from 'Abdullah bin Yazid that Abu Ayyub Al-Ansari told him, that during the Farewell Pilgrimage. He prayed with the Messenger of Allah (ﷺ) Maghrib and 'Isha' prayers together at Al-Muzdalifah.
Shahih oleh Darussalam
Witr adalah kewajiban, maka siapa yang ingin shalat witr dengan lima raka'at silakan, siapa yang ingin shalat witr dengan tiga, silakan, dan siapa yang ingin shalat witr dengan satu, silakan.
Shahih oleh Darussalam
Al-Harith b. Miskin membacakan kepada saya, dari Sufyan, dari Az-Zuhri, dari 'Ata bin Yazid, dari Abu Ayyub, yang berkata: "Siapa yang ingin shalat witr dengan tujuh (rak'ah) silakan, dan siapa yang ingin shalat witr den
Shahih oleh Al-Albani
Kami berangkat dalam sebuah ekspedisi dari Madinah dengan tujuan (menyerang) Konstantinopel. Abdurrahman bin Khalid bin al-Walid adalah pemimpin rombongan. Orang-orang Romawi hanya menjaga punggung mereka ke dinding kota
Shahih
Abdullah bin Yazid al-Khatmi melaporkan atas otoritas Abu Ayyub (semoga Allah meridhainya) bahwa dia shalat Maghrib dan Isya (bersama) di Muzdalifah dalam kebersamaan dengan Rasulullah ﷺ pada kesempatan Haji Wada.
Shahih oleh Al-Albani
‘Abd Allah bin Hunain berkata bahwa ‘Abd Allah bin Abbas dan Miswar bin Makhramah berbeda pendapat mengenai mencuci kepala dalam keadaan ihram di al Abwa. ‘Ibn Abbas berkata: "Seorang yang berihram boleh mencuci kepalany
Shahih
Ibrahim bin 'Abdullah meriwayatkan dari ayahnya bahwa terjadi perbedaan pendapat antara Abdullah bin 'Abbas dan Al-Miswar bin Makhramah di tempat (yang disebut) Abwa'. Abdullah bin 'Abbas berpendapat bahwa seorang muhrim
Shahih oleh Darussalam
Dari Abdullah bin Abbas dan Al-Miswar bin Makhramah bahwa: mereka memiliki perbedaan pendapat di al-Abwa. Ibn Abbas berkata: "Muhrim (Jemaah Haji dalam Ihram) boleh mencuci kepalanya." Al-Miswar berkata: "Dia tidak boleh
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain, dari ayahnya, bahwa Abdullah bin Abbas dan Miswar bin Makhramah berselisih di Abwa'. Abdullah bin Abbas berkata bahwa orang yang berihram boleh mencuci kepalanya, sedang