Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar lebih dari 1000 hadits
kepada kami dari Rasulullah ﷺ dan berkata: 'Allah dan Rasul-Nya melarang
Abdullah: "Nabi ﷺ melarang kami untuk menghadap kiblat saat berkemih. Kemudian
"Orang-orang berkata: 'Ketika kamu duduk untuk buang air, jangan menghadap ke
meridhoinya, dia berkata: "Ketika saya sedang haid, saya akan mengigit daging
Diriwayatkan dari Abdullah ibn Umar: Ketika Nabi (ﷺ) ingin buang air, beliau tidak mengangkat pakaiannya hingga beliau
"Saya memberitahukan itu kepada Sha'bi, dan dia berkata: 'Ibn 'Umar berkata
Ibn 'Umar, ia berkata: "Pria dan wanita biasa berwudhu' bersama-sama pada
"Tidaklah dua orang laki-laki keluar untuk buang air besar dengan membuka
Dari Aisyah, ia memberitahukan bahwa ia biasa mandi bersama Rasulullah (ﷺ) dari satu wadah.
Dari Aisyah, ia berkata: "Disebutkan di hadapan Rasulullah (ﷺ) tentang sekelompok orang yang tidak suka menghadap ke ar
depan Nabi ﷺ sementara beliau sedang buang air kecil, dan ia
berwudhu dengan menggunakan Makkuk cangkir dan mandi dengan lima Makkuks cangkir.'"
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: "Rasulullah (ﷺ) melarang menghadapkan Qiblah saat berkemih. Namun saya melihatnya, sa
kepada Nabi ﷺ saat beliau sedang buang air kecil. Ia mengucapkan
- bahwa Nabi ﷺ berwudhu, dan ia dibawa sebuah wadah yang
ia menekan kemaluannya tiga kali untuk menghilangkan sisa tetesan urine.'" Da'if
ah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya
mengingat Allah, Yang Maha Agung dan Maha Perkasa, di setiap waktu.
Aisyah berkata: "Nabi ﷺ keluar untuk berkemih, dan Umar mengikutinya dengan
telah tiba. Orang-orang mencari air untuk wudhu tetapi mereka tidak menemukannya.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.