Shahih oleh Darussalam
Bab Takbir untuk Sujud
Rasulullah (ﷺ) biasa mengucapkan takbir setiap kali ia berdiri, turun, berdiri, dan duduk. Abu Bakr, 'Umar, dan 'Uthman (juga melakukan hal yang sama).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa mengucapkan takbir setiap kali ia berdiri, turun, berdiri, dan duduk. Abu Bakr, 'Umar, dan 'Uthman (juga melakukan hal yang sama).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) memberi khotbah kepada kami dan mengajarkan sunnah-sunnah kami serta shalat kami. Ia berkata: 'Ketika kalian berdiri untuk shalat, rapatkanlah barisan kalian, kemudian biarkan salah satu dari kalian memimp
Shahih
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat zuhur empat raka'at di Madinah dan kami bersama beliau, dan dua raka'at shalat ashar di Dhul-Hulaifah, kemudian bermalam di sana hingga fajar; kemudian
Shahih oleh Darussalam
Jangan katakan Surat Al-Baqarah, katakan: 'Surat yang menyebutkan tentang sapi (Al-Baqarah).'
Shahih
Abu Huraira melaporkan bahwa ketika Rasulullah (ﷺ) berdiri untuk rak'ah kedua, beliau membukanya dengan bacaan pujian kepada Allah, Tuhan semesta alam (al-Fatiha), dan beliau tidak mengamati keheningan (sebelum bacaan al
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa ‘Abdur-Rahman bin Yazid berkata: “Ketika ‘Abdullah bin Mas’ud melempar Jumrah Aqabah, ia pergi ke bagian bawah lembah dan menghadap Ka'bah, dengan Jumrah di sisi kanannya. Kemudian ia melempar tujuh ke
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Imam itu diangkat untuk diikuti, maka jika ia mengucapkan takbir, ucapkanlah takbir, dan jika ia membaca, maka diamlah.'
Shahih
Dari Ubaidullah bin Abdullah: Ibn Abbas berkata, "Usama bin Zaid mengendarai di belakang Nabi (ﷺ) dari Arafah ke Muzdalifah; dan kemudian dari Muzdalifah ke Mina, Al-Fadl mengendarai di belakangnya." Dia menambahkan, "Ke
Shahih oleh Al-Albani
Dari Al-Sha'bi: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati sebuah kubur yang baru digali. Mereka berbaris dan mengucapkan takbir empat kali di atasnya.
Shahih
Narrated `Abdullah bin Buhaina Al-Asdi: (the ally of Bani `Abdul Muttalib) Allah's Messenger (ﷺ) stood up for the Zuhr prayer and he should have sat (after the second rak`a but he stood up for the third rak`a without sit
Shahih
Muhammad b. Abu Bakr al-Thaqafi asked Anas b. Malik (Allah be pleased with him), while on their way from Mina to 'Arafa in the morning: What did you do on this day in the company of Allah's Messenger (ﷺ)? Thereupon he sa
Shahih oleh Al-Albani
Malik bin Al-Huwairith berkata: Saya melihat Nabi (ﷺ) mengangkat tangannya ketika ia mengucapkan takbir (Allah Maha Besar), ketika ia ruku, dan ketika ia mengangkat kepalanya setelah ruku hingga ia membawa kedua tanganny
Shahih oleh Darussalam
Abu Musa Al-Ash'ari (ra) berkata: "Kami bersama Rasulullah ﷺ dalam sebuah ekspedisi militer. Ketika kami kembali, kami melihat Al-Madinah, dan orang-orang mengucapkan Takbir dan mengangkat suara mereka. Rasulullah ﷺ bers
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) tetap diam antara takbir dan bacaan Al-Qur'an.
Shahih
Rasulullah ﷺ biasa diam antara takbir dan bacaan Al-Qur'an, dan jeda diam itu biasanya singkat. Saya berkata kepada Rasulullah ﷺ, "Semoga ayah dan ibuku menjadi tebusanmu! Apa yang kau katakan dalam jeda antara takbir da
Shahih oleh Al-Albani
Urwah bin az-Zubayr melaporkan bahwa Marwan bin al-Hakam bertanya kepada Abu Hurairah: Apakah kamu shalat dalam keadaan bahaya bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم? Abu Hurairah menjawab: Ya. Marwan kemudian bertanya: K
Shahih oleh Al-Albani
Mereka berkata: Maka jelaskan (bagaimana Nabi (ﷺ) shalat). Dia berkata: Ketika Rasulullah (ﷺ) berdiri untuk shalat, beliau mengangkat tangan hingga sejajar dengan bahunya, lalu mengucapkan takbir (Allah Maha Besar), hing
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa berdiam sejenak sejenak antara takbir (pada saat membuka shalat) dan bacaan Al-Qur'an. Saya berkata kepadanya: Wahai Rasulullah, untuk siapa saya akan menebus ayah dan ibuku, apa yang kamu baca selam
Shahih oleh Darussalam
Sunnah dalam shalat jenazah adalah membaca Umm Al-Qur'an dengan pelan pada takbir pertama, kemudian mengucapkan tiga takbir lagi dan mengucapkan salam setelah takbir terakhir.
Shahih
Nabi, Abu Bakr, dan Umar biasa memulai shalat dengan "Al hamdu li l-lahi Rabbi l-‘alamin (Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam)."