Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Diriwayatkan tentang Memisahkan Iqamah
Bilal diperintahkan untuk menjadikan kalimat Adhan genap dan kalimat Iqamah ganjil.
Shahih oleh Darussalam
Bilal diperintahkan untuk menjadikan kalimat Adhan genap dan kalimat Iqamah ganjil.
Shahih oleh Darussalam
Abu Juhaifah berkata: "Saya melihat Bilal memanggil Adzan, dan berputar, dan wajahnya mengikuti sini dan sana, dan jari telunjuknya ada di telinganya, dan Rasulullah (ﷺ) berada di dalam tenda kecil yang berwarna merah" -
Shahih oleh Al-Albani
Bilal diperintahkan untuk mengumandangkan Adhan dalam dua pasang dan Iqamah dalam satu pasang.
Shahih oleh Al-Albani
Bilal mengumandangkan adzan sebelum fajar; maka Nabi (ﷺ) memerintahkannya untuk kembali dan mengumandangkan: "Ingatlah! Hamba Allah (yaitu saya) telah tidur (karena kesalahan ini)."
Shahih oleh Al-Albani
Bilal akan mengumandangkan Adhan, kemudian ia menunggu. Ketika ia melihat bahwa Nabi (ﷺ) telah keluar (dari rumahnya), ia akan mengucapkan iqamah.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (S.A.W) bersabda: "Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan."
Shahih oleh Darussalam
Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga kamu mendengar Ibn Umm Maktum mengumandangkan adzan.
Shahih oleh Darussalam
Bilal mengumandangkan Adzan di malam hari untuk membangunkan orang-orang yang tidur dan agar orang-orang yang sedang shalat Qiyam dapat kembali. Tidak boleh mengatakannya seperti ini.
Shahih oleh Darussalam
Bilal diperintahkan untuk mengucapkan kalimat adzan dua kali dan kalimat iqamah sekali.
Shahih
Bilal diperintahkan untuk mengulangi lafaz Adzan dua kali, dan mengucapkan lafaz Iqamah sekali kecuali "Qad-qamat-is-salat".
Shahih
Bilal diperintahkan untuk mengucapkan lafaz Adzan dua kali dan Iqamah hanya sekali.
Shahih
Bilal mengumandangkan Adzan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga Ibn Um Maktum mengumandangkan Adzan.
Shahih
Bilal mengumandangkan Adzan di malam hari, maka teruslah makan dan minum (Suhur) hingga Ibn Um Maktum mengumandangkan Adzan.
Shahih
Bilal mengumandangkan Adzan di malam hari, maka makan dan minumlah (Suhur) sampai Ibn Um Maktum mengumandangkan Adzan.
Shahih
Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, maka makan dan minumlah (sahur) sampai Ibn Um Maktum mengumandangkan adzan.
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada mu'adhdhin (penyeru) lain dari Rasulullah (ﷺ) kecuali Bilal.
Shahih
Jabir b. Samura reported: Bilal summoned to prayer as the sun declined but did not pronounce Iqama till the Messenger of Allah (ﷺ) came out and the Iqama was pronounced on seeing him.
Shahih oleh Al-Albani
Diriwayatkan Bilal: Ziyadah al-Kindi melaporkan atas nama Bilal bahwa ia datang kepada Rasulullah (ﷺ) untuk memberitahukan tentang shalat subuh.
Shahih
Pada saat shalat Fajr, Nabi (ﷺ) bertanya kepada Bilal, "Ceritakan kepadaku amal terbaik yang kamu lakukan setelah memeluk Islam, karena aku mendengar langkah kakimu di depanku di surga."
Shahih
Bilal akan mengumandangkan Adhan di malam hari, maka makan dan minumlah hingga kalian mendengar Adhan Ibn Umm Maktum.