Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Menampilkan hasil untuk: ala bin hadrami
Sekitar 555 hadits
Tangan pencuri tidak dipotong pada masa Nabi (ﷺ) kecuali karena mencuri sesuatu yang bernilai sama dengan perisai.
Tangan pencuri tidak dipotong untuk mencuri sesuatu yang lebih murah dari Hajafah atau Turs, yang masing-masing bernilai harga yang layak.
Aisyah berkata: "Tangan seorang pencuri tidak dipotong pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mencuri sesuatu yang nilainya lebih rendah dari harga perisai, baik itu turs atau hajafah, dan…
Ibn Umar berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memotong tangan seorang pencuri karena mencuri perisai yang bernilai tiga dirham."
Rasulullah (ﷺ) memotong tangan seorang pencuri karena mencuri sebuah perisai yang bernilai tiga dirham.
Rasulullah (ﷺ) memotong tangan seorang pencuri karena mencuri sebuah perisai yang bernilai tiga dirham.
Rasulullah (ﷺ) melaknat pencuri yang mencuri telur (atau helm) yang mana tangannya harus dipotong, atau mencuri tali, yang mana tangannya harus dipotong.
Diriwayatkan dari Abdullah: Seorang lelaki berkata, "Wahai Rasulullah! Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?" Nabi (ﷺ) menjawab, "Menyekutukan Allah, padahal Dia sendirilah yang menciptakanmu." Lelaki itu bertanya, "Apa…
Diriwayatkan dari Ibn Umar: Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Seorang mukmin tetap berada dalam kelapangan dalam agamanya, selama dia tidak membunuh seseorang secara tidak sah."
Diriwayatkan dari Abdullah: Nabi (ﷺ) bersabda, "Tidak ada jiwa yang dibunuh secara zalim, melainkan bagian dari tanggung jawab atas kejahatan tersebut dibebankan kepada anak Adam yang pertama yang menciptakan tradisi…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.