Makan dari Hasil Kerja Sendiri

10 hadits tentang keutamaan makan dari hasil usaha tangan sendiri

Shahih Al-Bukhari · No. 2072 Shahih

Bab Usaha dan Kerja Tangan Seorang Pria

Tidak ada seorang pun yang pernah makan makanan yang lebih baik daripada apa yang ia peroleh dari hasil kerja tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Daud - عليه السلام - biasa makan dari hasil kerja tangannya.

Sunan Ibnu Majah · No. 2138 Shahih · Al-Albani

Bab Dorongan untuk Memperoleh Penghasilan

Tidak ada seorang pun yang memperoleh sesuatu yang lebih baik daripada apa yang ia peroleh dengan tangannya sendiri, dan apa yang dibelanjakan seorang lelaki untuk dirinya, istrinya, anaknya, dan pelayannya, maka itu ada

Sunan Ibnu Majah · No. 2137 Shahih · Al-Albani

Bab Anjuran untuk Mencari Penghasilan

Makanan yang paling baik (paling suci) yang dimakan seorang pria adalah yang diperolehnya sendiri, dan anaknya (serta harta anaknya) adalah bagian dari penghasilannya.

Sunan An-Nasa'i · No. 4449 Shahih · Al-Albani

Bab Anjuran untuk Bekerja

Makanan yang paling baik (paling suci) yang dimakan seorang pria adalah yang dia peroleh sendiri, dan anak seorang pria (dan harta anaknya) adalah bagian dari penghasilannya.

Sunan An-Nasa'i · No. 4451 Shahih · Al-Albani

Bab Anjuran untuk Mencari Rezeki

Makanan yang paling baik (paling suci) yang dimakan seorang lelaki adalah yang dia peroleh sendiri, dan anaknya (dan harta anaknya) adalah bagian dari penghasilannya.

Sunan An-Nasa'i · No. 4450 Shahih · Al-Albani

Bab Anjuran untuk Bekerja

Dari Aisyah, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Anak-anak kalian adalah bagian dari hasil usaha terbaik kalian, maka makanlah dari apa yang dihasilkan oleh anak-anak kalian."

Sunan Ibnu Majah · No. 3263 Shahih · Al-Albani

Bab Makan dengan Bersandar

Allah telah menjadikanku hamba yang rendah hati dan dermawan dan tidak menjadikanku sombong dan keras kepala.