Shahih oleh Darussalam
Bab Memelihara Shalat Ashar
Jagalah shalat, terutama shalat yang tengah (Al-Wusta) dan shalat Ashar, dan berdirilah di hadapan Allah dengan ketaatan.
20 hadits tentang menjaga shalat Ashar dan keutamaannya, mari amalkan.
Shahih oleh Darussalam
Jagalah shalat, terutama shalat yang tengah (Al-Wusta) dan shalat Ashar, dan berdirilah di hadapan Allah dengan ketaatan.
Shahih
Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian seperti kalian melihat bulan ini, dan kalian tidak akan dirugikan dalam melihat-Nya.
Shahih oleh Darussalam
Dia tidak akan pernah masuk neraka, orang yang shalat sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
Shahih
'Umara bin Ruwaiba melaporkan bahwa ayahnya berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum tenggelamnya, yaitu shalat subuh dan shalat
Shahih oleh Al-Albani
Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat Ashar ketika matahari tinggi dan cerah, kemudian seseorang pergi ke al-'Awali dan sampai di sana sementara matahari masih tinggi.
Shahih
Aisyah memberitahuku bahwa Rasulullah (S.A.W) biasa shalat Ashar ketika sinar matahari masih berada di dalam rumahnya (pada waktu awal Ashar).
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ melarang shalat setelah Ashar kecuali jika matahari masih putih, bersih, dan tinggi.
Shahih oleh Darussalam
Mereka mengalihkan perhatian kami dari shalat yang tengah, shalat Ashar.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat Ashar ketika matahari berada di dalam kamarnya dan bayangan belum muncul di dindingnya.
Shahih
Jabir bin 'Abdullah melaporkan bahwa Umar bin al-Khattab telah mencaci maki orang-orang kafir Quraisy pada hari (Perang) Khandaq. (Ia datang kepada Nabi) dan berkata: Wahai Rasulullah, demi Allah, aku tidak dapat melaksa
Shahih
bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat Ashar sementara matahari masih bersinar di dalam kamarnya.
Shahih oleh Darussalam
Urwah meriwayatkan dari Aisyah: "Rasulullah ﷺ shalat Ashar sementara matahari bersinar di kamarnya, dan tidak ada bayangan yang muncul di kamarnya."
Shahih
'Aisyah, istri Rasulullah ﷺ menceritakan kepada saya bahwa Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat Ashar, ketika cahaya matahari ada di kamarnya sebelum matahari terbenam.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Shutair bin Shakal al-`Absi berkata: Aku mendengar `Ali (رضي الله عنه) berkata: Pada hari al-Ahzab, kami melaksanakan shalat ‘Asr antara Maghrib dan `Isha`. Nabi ﷺ bersabda: `Mereka mengalihkan perhati
Shahih oleh Darussalam
Nabi ﷺ shalat Zhuhur di Al-Madinah, empat raka'at, dan beliau shalat Ashar di Dhul-Hulaifah, dua raka'at.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa berdiri dalam shalat Zhuhur dan membaca sebanyak tiga puluh ayat dalam setiap raka'at, kemudian dalam dua raka'at pertama shalat Ashar, beliau berdiri membaca sebanyak lima belas ayat.
Shahih oleh Al-Albani
'Aisyah berkata: Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat Ashar sementara sinar matahari masih ada di kamarnya sebelum matahari terbenam (dinding).
Hasan oleh Al-Albani
Dari Abdullah ibn Umar: Nabi ﷺ bersabda: Semoga Allah menunjukkan rahmat kepada seorang laki-laki yang shalat empat raka'at sebelum shalat Ashar.
Dari 'Ali: Bahwa Nabi ﷺ biasa shalat dua raka'at sebelum shalat 'Asr.
Rasulullah ﷺ biasa memimpin kami dalam shalat Ashar ketika matahari masih cerah dan tinggi.