Bab Larangan Terhadap Minuman dari Dupa, Hantam, dan Naqir
Rasulullah ﷺ melarang minum dari kendi hijau, labu, dan wadah yang diukir dari kayu.
20 hadits yang menjelaskan larangan menggunakan wadah tertentu untuk minuman
Rasulullah ﷺ melarang minum dari kendi hijau, labu, dan wadah yang diukir dari kayu.
Rasulullah ﷺ melarang penggunaan kendi tanah liat, labu, dan wadah Muzaffat.
Rasulullah ﷺ melarang merendam (buah-buahan) dalam kendi tanah liat.
melarang Ad-Dubba' (labu), Al-Hantam, dan An-Naqir.
Rasulullah ﷺ melarang (persiapan) Nabidh dalam batang kayu berlubang, kendi yang dilapisi, dan labu.
Diriwayatkan Zadhan: "Saya bertanya kepada Ibn Umar tentang wadah apa yang dilarang oleh Rasulullah ﷺ. Dia memberitahu kami dalam bahasa kalian, dan dia menjelaskan kepada kami dalam bahasa kami. Dia berkata: 'Rasulullah
Rasulullah ﷺ melarang kami untuk merendam dua hal bersama ketika salah satunya lebih kuat dari yang lain.
Rasulullah ﷺ melarang meniup ke dalam wadah.
Rasulullah ﷺ melarang meminum langsung dari mulut kantong air atau wadah kulit.
Rasulullah ﷺ melarang minum dari tempat yang pecah (gelas) dan meniup minuman.
Rasulullah ﷺ melarang dua jenis pakaian: Ishtimalus-Samma’ dan Ihtiba’, yang mengakibatkan aurat seseorang terbuka ke arah langit.
Rasulullah ﷺ melarang orang yang pergi ke tempat buang air untuk menghadap ke Qiblah.
Nabi ﷺ melarang menjual buah sampai ia masak.
Semoga Allah membinasakan orang-orang Yahudi, karena Allah mengharamkan lemak bagi mereka, tetapi mereka menjualnya dan memanfaatkan harganya.
Nabi ﷺ melarang menjual buah-buahan hingga terlihat kematangannya.
Nabi telah melarang menembaki hewan yang diikat atau terkurung.
Jika salah satu di antara kalian bertengkar dengan saudaranya, maka hendaklah ia menghindari memukul wajah.
Harta yang diambil dengan paksa (tidak diperbolehkan), setiap predator yang memiliki taring (tidak diperbolehkan), dan setiap hewan yang digunakan untuk latihan menembak (tidak diperbolehkan).
Rasulullah ﷺ melarang makan Mujath-thamah, yaitu hewan yang terperangkap dan dibunuh dengan anak panah.
Rasulullah ﷺ melarang mengurbankan hewan yang memiliki tanduk dan telinga yang patah.