Bab Keutamaan Shalat Lima Waktu
Demikianlah perumpamaan shalat lima waktu, dengan shalat itu Allah menghapus dosa-dosa.
10 hadits tentang shalat lima waktu dan berjamaah yang menghapus dosa
Demikianlah perumpamaan shalat lima waktu, dengan shalat itu Allah menghapus dosa-dosa.
Abu Hurairah melaporkan bahwa: Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat lima waktu, dan Al-Jumuah (shalat Jumat) ke Al-Jumuah adalah penebus bagi apa yang ada di antara keduanya, selama tidak dilakukan dosa besar."
Abu Huraira melaporkan: Rasulullah ﷺ bersabda: Lima shalat dan dari satu shalat Jum'at ke (shalat) Jum'at berikutnya adalah penghapus (dosa-dosa yang dilakukan di antara keduanya) jika tidak melakukan dosa besar.
Perumpamaan shalat lima waktu adalah seperti sungai yang meluap di depan salah satu dari kalian, di mana dia mencuci lima kali sehari.
Barangsiapa yang melakukan wudhu dengan baik sebagaimana diperintahkan oleh Allah, maka shalat lima waktu akan menjadi penghapus dosa bagi apa yang terjadi di antara keduanya.
Seorang Muslim yang bersuci dan menyempurnakan wudhu yang diperintahkan Allah, lalu shalat lima waktu ini, akan menjadi penghapus dosa-dosa yang terjadi di antara shalat-shalat tersebut.
Keutamaan shalat berjamaah adalah dua puluh lima kali lebih baik daripada shalat salah seorang dari kalian sendirian.
Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat seorang diri sebanyak dua puluh tujuh derajat.
Sesungguhnya shalat seorang lelaki di dalam berjamaah lebih banyak pahalanya sebesar dua puluh lima kali dibandingkan shalatnya sendirian.
Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.