Sunan An-Nasa'i · Kitab Shalat · No. 462

Bab Keutamaan Shalat Lima Waktu

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ الْهَادِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ هَلْ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَىْءٌ." قَالُوا لَا يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ قَالَ فَكَذَلِكَ مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ يَمْحُو اللَّهُ بِهِنَّ الْخَطَايَا.

akhbarana qutaybahu, qala haddatsana allaytsu, ani abni alhadi, an muhammadi ibni ibrahima, an abi salamaha, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " araaytum law anna naharan bibabi ahadikum yaghtasilu minhu kulla yawmin khamsa marratin hal yabqa min daranihi syaun." qalu la yabqa min daranihi syayun qala fakadzalika matsalu asshalawati alkhamsi yamhu allahu bihinna alkhathaya.

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Layth, dari Ibn Al-Had, dari Muhammad bin Ibrahim, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah kalian tidak berpikir bahwa jika ada sungai di depan salah satu dari kalian, dan ia mandi di dalamnya lima kali setiap hari, apakah akan ada bekas kotoran yang tersisa padanya?" Mereka menjawab: "Tidak ada bekas kotoran yang tersisa padanya." Ia bersabda: "Demikianlah perumpamaan shalat lima waktu, dengan shalat itu Allah menghapus dosa-dosa."

Penjelasan