Shahih
Bab Kekayaan adalah Kekayaan Jiwa
Kekayaan bukanlah karena banyaknya harta, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah merasa cukup dalam jiwa.
20 hadits yang mengubah cara pandangmu tentang harta dan kekayaan
Shahih
Kekayaan bukanlah karena banyaknya harta, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah merasa cukup dalam jiwa.
Shahih oleh Darussalam
Kekayaan bukanlah karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah merasa cukup dengan diri sendiri.
Shahih
Kekayaan tidak terletak pada banyaknya (harta duniawi) tetapi kekayaan adalah kekayaan jiwa.
Shahih oleh Darussalam
Kekayaan bukanlah banyaknya harta benda, tetapi kekayaan adalah kepuasan dengan apa yang dimiliki.
Shahih oleh Darussalam
Tidak ada salahnya menjadi kaya bagi orang yang bertakwa, tetapi kesehatan yang baik bagi orang yang bertakwa lebih baik daripada kekayaan, dan keadaan baik adalah sebuah nikmat.
Shahih
Allah mencintai hamba yang bertakwa, kaya, dan tersembunyi (dari pandangan manusia).
Shahih
Orang ini lebih baik daripada banyaknya orang yang pertama (yaitu orang kaya) yang memenuhi bumi.
Shahih oleh Darussalam
Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini adalah sesuatu yang menarik dan manis. Barangsiapa mengambilnya dengan jiwa yang baik, maka akan diberkahi baginya, dan barangsiapa mengambilnya dengan jiwa yang serakah, maka tidak ak
Shahih oleh Darussalam
Sedekah tidak diperbolehkan bagi orang kaya, atau bagi orang yang kuat dan sehat.
Shahih oleh Darussalam
'Urwah bin Az-Zubair dan Ibn Musayyab meriwayatkan bahwa Hakim bin Hizam berkata: "Aku (pernah) bertanya kepada Rasulullah (s.a.w) (untuk sesuatu) dan beliau memberikannya kepadaku. Kemudian aku bertanya lagi dan beliau
Shahih
Diriwayatkan dari Aisyah: mengenai pernyataan Allah: "Dan siapa di antara para wali yang kaya, dia tidak boleh mengambil upah, tetapi jika dia miskin, biarkan dia mengambil untuk dirinya apa yang adil dan wajar (sesuai d
Shahih oleh Darussalam
Jabir bin Abdullah berkata: "Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah dan bersikaplah moderat dalam mencari rezeki, karena tidak ada jiwa yang akan mati hingga ia mendapatkan semua rezekinya, meskipun ia lambat datangnya.
Shahih
Dari Abu Rafi` menjual sebuah rumah kepada Sa`d bin Malik seharga empat ratus mithqal emas, dan berkata, "Seandainya aku tidak mendengar Nabi ﷺ berkata, 'Tetangga lebih berhak untuk diperhatikan oleh tetangganya (daripad
Shahih oleh Al-Albani
Siapa yang meminta (dari orang) ketika dia kaya, maka dia akan datang pada Hari Kebangkitan dengan goresan, bekas goresan, atau luka di wajahnya.
Shahih oleh Al-Albani
Jika kalian mau, aku akan memberi kalian sesuatu, tetapi tidak ada bagian untuk orang kaya dan tidak untuk orang yang kuat dan mampu mencari nafkah.
Shahih
Nabi bersabda, "Ya, kamu akan diberi pahala untuk apa yang kamu belanjakan untuk mereka."
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang meminta kepada orang lain untuk mengumpulkan kekayaan, maka sesungguhnya dia meminta bara api dari neraka, maka hendaklah dia meminta sedikit atau banyak.
Hasan oleh Darussalam
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Thabit Al-Jahdari, telah menceritakan kepada kami Yaqoub bin Ishaq Al-Hadrami, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Hayyan, aku mendengar ayahku menceritakan dari Abu Hurai
Hasan oleh Darussalam
Orang yang makan dan bersyukur adalah seperti status orang yang sabar berpuasa.
Hasan oleh Al-Albani
Barangsiapa yang meminta sedangkan ia memiliki nilai satu uqiyah, maka ia telah meminta dengan cara yang berlebihan.