Keutamaan dan Kewajiban Haji

10 hadits tentang haji mabrur, pengampunan dosa, dan kewajiban haji

Shahih Muslim · No. 1349 Shahih

Bab Keutamaan Haji dan Umrah serta Hari Arafah

Diriwayatkan dari Abu Huraira (semoga Allah meridhoi dia) bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Umrah adalah penghapus dosa antara umrah yang satu dengan yang lainnya, dan Haji yang diterima tidak ada balasan baginya kecuali sur

Shahih Al-Bukhari · No. 1521 Shahih

Bab Keutamaan Haji yang Mabrur

Siapa yang berhaji untuk Allah dan tidak berhubungan seksual dengan istrinya, dan tidak berbuat jahat atau berdosa, maka ia akan kembali (setelah Haji) seperti hari ia dilahirkan kembali.

Shahih Al-Bukhari · No. 1519 Shahih

Bab Keutamaan Haji yang Mabrur

Dari Abu Huraira رضي الله عنه, Nabi ﷺ ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Iman kepada Allah dan Rasul-Nya." Ditanya lagi, "Kemudian apa?" Beliau menjawab, "Jihad di jalan Allah." Ditanya lagi, "Ke

Sunan An-Nasa'i · No. 2620 Shahih · Al-Albani

Bab Wajibnya Haji

Allah, Yang Maha Tinggi, telah mewajibkan Haji atas kalian.

Sunan An-Nasa'i · No. 2625 Shahih · Al-Albani

Bab Keutamaan Haji

Abu Hurairah berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tamu Allah ada tiga: Ghazi, Haji (peziarah), dan Mu'tamir.'

Sunan An-Nasa'i · No. 2631 Hasan shahih · Al-Albani

Bab Keutamaan Mengikuti Antara Haji dan Umrah

Rasulullah ﷺ bersabda: 'Laksanakan Haji dan Umrah secara berurutan, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa seperti yang dilakukan oleh alat tiup terhadap kotoran besi dan emas serta perak, dan Haji yang mabrur