Hak Syuf'ah dalam Islam

20 hadits yang menjelaskan hak pre-emption dan keadilan dalam jual beli properti.

Shahih Al-Bukhari · No. 6976 Shahih

Bab Dalam Hibah dan Syuf'ah

Nabi ﷺ telah menetapkan bahwa syuf'ah (hak untuk membeli terlebih dahulu) berlaku dalam semua kasus di mana properti yang bersangkutan belum dibagi, tetapi jika batas-batas telah ditetapkan dan jalan-jalan telah dibuat,

Sunan Abu Dawud · No. 3514 Shahih · Al-Albani

Bab Tentang Syuf'ah

Sesungguhnya Rasulullah ﷺ menjadikan hak untuk membeli properti tetangga berlaku untuk segala sesuatu yang belum dibagi, tetapi ketika batas-batas ditetapkan dan jalan-jalan dipisahkan, maka tidak ada pilihan.

Sunan An-Nasa'i · No. 4701 Shahih · Al-Albani

Bab Persekutuan dalam Tanah

Rasulullah ﷺ memutuskan bahwa hak syuf'ah (pre-emption) diberikan dalam segala sesuatu yang dimiliki bersama dan belum dibagi, baik itu rumah atau kebun. Tidak diperbolehkan untuk menjualnya sebelum memberitahu pasangann

Sunan Abu Dawud · No. 3513 Shahih · Al-Albani

Bab Dalam Syuf'ah

Ada hak pilihan mengenai segala sesuatu yang dimiliki bersama, baik itu rumah atau kebun. Tidak halal menjual sebelum memberitahu mitranya, tetapi jika ia menjual tanpa memberitahunya, maka ia memiliki hak yang lebih bes

Shahih Al-Bukhari · No. 2213 Shahih

Bab Jual Beli Mitra

Rasulullah ﷺ memberikan hak syuf'ah (preemption) kepada mitra dalam setiap harta yang belum dibagi, tetapi jika batas-batas harta telah ditentukan atau jalan-jalan telah dipastikan, maka tidak ada hak syuf'ah.

Shahih Muslim · No. 1608 Shahih

Bab Syuf'ah

Barangsiapa yang memiliki mitra dalam sebuah rumah atau kebun, maka tidak halal baginya untuk menjualnya hingga ia mendapatkan izin dari mitranya. Jika mitranya setuju, maka ia boleh melanjutkan, dan jika mitranya tidak

Sunan Ibnu Majah · No. 2495 Shahih · Al-Albani

Bab Hak Jiran

Tetangga lebih berhak atas properti yang dekat.

Sunan Abu Dawud · No. 3518 Shahih · Al-Albani

Bab Tentang Syuf'ah

Tetangga lebih berhak atas hak syuf'ah, dan ia harus menunggu pelaksanaannya meskipun ia tidak ada, jika kedua properti tersebut memiliki jalan yang sama.

Sunan Abu Dawud · No. 3516 Shahih · Al-Albani

Bab Dalam Syuf'ah

Tetangga lebih berhak atas rumah atau tanah tetangganya.

Sunan Abu Dawud · No. 3517 Shahih · Al-Albani

Bab Dalam Syuf'ah

Tetangga memiliki hak yang lebih besar terhadap rumah atau tanah tetangganya.

Sunan An-Nasa'i · No. 4703 Shahih · Al-Albani

Bab Menyebutkan Hak Memiliki dan Aturannya

Diriwayatkan dari 'Amr bin al-Sharid, dari ayahnya, bahwa seorang lelaki berkata: "Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun yang memiliki bagian di tanah saya, tetapi ada tetangga." Ia berkata: "Tetangga lebih berhak atas

Sunan Ibnu Majah · No. 2496 Hasan shahih · Al-Albani

Bab Syuf'ah dengan Tetangga

Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, (bagaimana pendapatmu tentang) tanah yang dimiliki oleh satu orang tetapi tanah ini memiliki tetangga?' Dia berkata: 'Tetangga lebih berhak atas properti yang dekat.'