Bab Menjaga Silaturahmi dan Mengharamkan Memutuskan Hubungan Keluarga
Barangsiapa yang ingin rezekinya dilapangkan atau umurnya dipanjangkan, hendaklah ia menyambung silaturahmi.
10 hadits tentang menyambung kerabat dan larangan memutus hubungan
Barangsiapa yang ingin rezekinya dilapangkan atau umurnya dipanjangkan, hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Barangsiapa yang senang bahwa rezekinya dilapangkan dan umurnya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Siapa yang mencintai jika rezekinya dilapangkan dan umurnya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Siapa yang senang jika rezekinya dilapangkan dan umurnya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Al-Wasil bukanlah orang yang membalas kebaikan yang dilakukan kepadanya oleh kerabatnya, tetapi Al-Wasil adalah orang yang menjaga hubungan baik dengan kerabat yang telah memutuskan hubungan dengannya.
Bukanlah orang yang menyambung silaturahmi itu yang membalas, tetapi orang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang menghubungkannya ketika hubungan itu terputus.
Menyambung tali silaturahmi bukanlah sekadar memenuhi kewajiban, tetapi menyambung tali silaturahmi adalah ketika hubungan kerabatnya terputus, lalu ia menyambungnya.
Orang yang memutuskan hubungan tidak akan masuk surga.
Siapa yang memutuskan hubungan dengan kerabat terdekatnya tidak akan masuk surga.
Orang yang memutuskan tidak akan masuk surga.