Bab Siapa yang Diberi Rezeki karena Menjalin Silaturahmi
HR. Al-Bukhari no. 5986Shahih
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ " مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ ".
Cara baca (latin)
haddatsana yahya ibnu bukayrin, haddatsana allaytsu, an uqaylin, ani abni syihabin, qala akhbarani anasu ibnu malikin, anna rasula allahi qala " man ahabba an yubsatha lahu fi rizqihi, wayunsaa lahu fi atsarihi, falyashil rahimahu ".
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair, telah menceritakan kepada kami Al-Lait, dari Uqail, dari Ibn Shihab, ia berkata: Anas bin Malik mengabarkan kepadaku, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Siapa yang mencintai jika rezekinya dilapangkan dan umurnya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.'
Belajar nahwu 13 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Siapa yang mencintai jika rezekinya dilapangkan dan umurnya dipanjangkan, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.
Analisis dibantu AI.