Bab Cara Memandikan Mayit
Dari Umm 'Atiyyah: Rasulullah ﷺ datang ketika putrinya meninggal, dan beliau bersabda: "Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara tiga atau lima kali atau lebih jika kalian anggap perlu, dan letakkan kapur barus, atau s
10 hadits tentang tata cara memandikan jenazah dengan air, sidr, dan kapur barus
Dari Umm 'Atiyyah: Rasulullah ﷺ datang ketika putrinya meninggal, dan beliau bersabda: "Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara tiga atau lima kali atau lebih jika kalian anggap perlu, dan letakkan kapur barus, atau s
Mulailah dengan sisi kanannya, dan tempat-tempat di mana wudhu dilakukan.
Diriwayatkan dari Um 'Atiyyah: Rasulullah ﷺ, mengenai mandi putrinya yang telah meninggal, berkata, "Mulailah dari sisi kanan, dan bagian yang dicuci dalam wudhu."
Diriwayatkan dari Um 'Atiyyah: Ketika kami mencuci putri Nabi, dia berkata kepada kami, sementara kami mencucinya, "Mulailah mandi dari sisi kanan dan dari bagian-bagian yang dicuci dalam wudhu."
Diriwayatkan dari Umma 'Atiyah: Bahwa Nabi ﷺ pada saat memandikan putrinya yang telah meninggal berkata kepada mereka, "Mulailah dari sisi kanan dengan bagian-bagian yang dibasuh dalam wudhu."
Diriwayatkan dari Qatadah: Muhammad bin Sirin biasa belajar cara memandikan jenazah dari Umm 'Atiyyah: ia memandikan dengan daun sidir dua kali dan yang ketiga dengan air dan kapur barus.
Kami menjadikan rambutnya menjadi tiga kepang.
kami mengepang rambutnya menjadi tiga kepang dan meletakkannya di belakang punggungnya, satu kepang di bagian depan dan dua kepang di sisi.
Umm Atiyyah menceritakan: "Salah satu putri Nabi ﷺ meninggal, maka beliau bersabda: 'Mandilah dia dengan jumlah ganjil, tiga, atau lima, atau lebih dari itu jika kalian anggap perlu. Mandilah dia dengan air dan sidr, dan
Diriwayatkan dari Um 'Atiyya: Rasulullah ﷺ datang kepada kami dan kami sedang memandikan putrinya yang (sudah) meninggal dan berkata, "Mandikan dia tiga, lima, atau lebih kali dengan air dan sidr dan taburkan kapur barus