Tebusan bagi yang Tak Mampu Puasa

5 hadits tentang fidyah memberi makan orang miskin pengganti puasa

Shahih Al-Bukhari · No. 4505 Shahih

Bab tentang firman-Nya أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Ibn Abbas berkata, "Ayat ini tidak dihapus, tetapi ditujukan kepada orang tua dan wanita tua yang tidak mampu berpuasa, maka mereka harus memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa (sebagai pengganti puasa).

Sunan Abu Dawud · No. 2316 Hasan · Al-Albani

Bab Naskh Perkataan-Nya

Ibnu 'Abbas menjelaskan ayat Al-Qur'an "Bagi mereka yang mampu (dengan kesulitan) adalah tebusan, memberi makan satu orang miskin" berkata "Jika salah satu dari mereka ingin membayar tebusan dengan memberikan makanan kep