Bab Apa yang Dikatakan tentang Orang yang Berpuasa yang Makan atau Minum Karena Lupa
HR. At-Tirmidzi no. 721Shahih · Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ، حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الأَحْمَرُ، عَنْ حَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ ابْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَنْ أَكَلَ أَوْ شَرِبَ نَاسِيًا فَلاَ يُفْطِرْ فَإِنَّمَا هُوَ رِزْقٌ رَزَقَهُ اللَّهُ " .
Cara baca (latin)
haddatsana abu saidin alasyajju, haddatsana abu khalidin alahmaru, an hajjaji ibni arthaha, an qatadaha, ani abni sirina, an abi hurayraha, qala qala rasulu allahi " man akala aw syariba nasiyan fala yufthir fainnama huwa rizqun razaqahu allahu ".
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa yang makan atau minum karena lupa, maka ia tidak membatalkan (puasa), karena itu hanyalah rezeki yang Allah berikan kepadanya.”
Belajar nahwu 12 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Siapa yang makan atau minum karena lupa, maka ia tidak membatalkan (puasa), karena itu hanyalah rezeki yang Allah berikan kepadanya.
Analisis dibantu AI.