Bab Apa yang Diriwayatkan Tentang Shalat Istisqa'
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كِنَانَةَ، عَنْ أَبِيهِ، فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَزَادَ فِيهِ مُتَخَشِّعًا . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ قَالَ يُصَلِّي صَلاَةَ الاِسْتِسْقَاءِ نَحْوَ صَلاَةِ الْعِيدَيْنِ يُكَبِّرُ فِي الرَّكْعَةِ الأُولَى سَبْعًا وَفِي الثَّانِيَةِ خَمْسًا وَاحْتَجَّ بِحَدِيثِ ابْنِ عَبَّاسٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَرُوِيَ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ أَنَّهُ قَالَ لاَ يُكَبِّرُ فِي صَلاَةِ الاِسْتِسْقَاءِ كَمَا يُكَبِّرُ فِي صَلاَةِ الْعِيدَيْنِ . وَقَالَ النُّعْمَانُ أَبُو حَنِيفَةَ لاَ تُصَلَّى صَلاَةُ الاِسْتِسْقَاءِ وَلاَ آمُرُهُمْ بِتَحْوِيلِ الرِّدَاءِ وَلَكِنْ يَدْعُونَ وَيَرْجِعُونَ بِجُمْلَتِهِمْ . قَالَ أَبُو عِيسَى خَالَفَ السُّنَّةَ .
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan, telah menceritakan kepada kami Waki', dari Sufyan, dari Hisham bin Ishaq bin Abdullah bin Kinanah, dari ayahnya, lalu ia menyebutkan yang semisal dan menambahkan: "dengan penuh kerendahan". Abu 'Isa berkata: "Ini adalah hadits hasan sahih." Dan ini adalah pendapat Syafi'i, ia berkata: "Ia shalat shalat istisqa' seperti shalat dua Id, mengucapkan takbir tujuh kali pada raka'at pertama dan lima kali pada raka'at kedua" dan ia berhujah dengan hadits Ibn Abbas. Abu 'Isa berkata: "Dan diriwayatkan dari Malik bin Anas bahwa ia berkata: "Ia tidak mengucapkan takbir dalam shalat istisqa' seperti ia mengucapkan takbir dalam shalat dua Id." Dan berkata: "Nu'man Abu Hanifah tidak memerintahkan shalat istisqa' dan tidak memerintahkan mereka untuk mengubah pakaian, tetapi mereka berdoa dan kembali bersama-sama." Abu 'Isa berkata: "Ini bertentangan dengan sunnah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
