Bab dan dari Surah At-Taubah
Hasan oleh Darussalam
haddatsana muhammadu ibnu bassyarin, haddatsana yahya ibnu saidin, wamuhammadu ibnu jafarin, wabnu abi adiyyin, wasahlu ibnu yusufa, qalu haddatsana awfu ibnu abi jamilaha, haddatsana yazidu alfarisiyyu, haddatsana abnu abbasin, qala qultu liutsmana ibni affana ma hamalakum an amadtum, ila alanfali wahiya mina almatsani waila baraaha wahiya mina almiina faqarantum baynahuma walam taktubu baynahuma sathra bismi allahi arrahmani arrahimi wawadhatumuhuma fi assabi atthuwali ma hamalakum ala dzalika faqala utsmanu kana rasulu allahi mimma yati alayhi azzamanu wahuwa tanzilu alayhi assuwaru dzawatu aladadi fakana idza nazala alayhi assyau daa badha man kana yaktubu fayaqulu dhau haulai alayati fi assurahi ati yudzkaru fiha kadza wakadza waidza nazalat alayhi alayahu fayaqulu dhau hadzihi alayaha fi assurahi ati yudzkaru fiha kadza wakadza wakanati alanfalu min awaili ma unzilat bialmadinahi wakanat baraahu min akhiri alqurani wakanat qisshatuha syabihahan biqisshatiha fazhanantu annaha minha faqubidha rasulu allahi walam yubayyin lana annaha minha famin ajli dzalika qarantu baynahuma walam aktub baynahuma sathra bismi allahi arrahmani arrahimi fawadhatuha fi assabi atthuwali. qala abu isa hadza haditsun hasanun la narifuhu ila min haditsi awfin an yazida alfarisiyyi ani abni abbasin. wayazidu alfarisiyyu qad rawa ani abni abbasin ghayra haditsin wayuqalu huwa yazidu ibnu hurmuza wayazidu arraqasyiyyu huwa yazidu ibnu abana arraqasyiyyu walam yudriki abna abbasin innama rawa an anasi ibni malikin wakilahuma mina attabiina min ahli albashrahi wayazidu alfarisiyyu aqdamu min yazida arraqasyiyyi.
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: "Saya berkata kepada Utsman bin Affan: 'Apa yang mendorong kalian untuk menggabungkan Al-Anfal - padahal itu termasuk Muthani (Surah dengan kurang dari seratus Ayat), dan Bara'ah yang termasuk Mi'in (Surah dengan sekitar seratus Ayat), kemudian kalian menyatukan keduanya, tanpa menuliskan garis Bismillahir-Rahmanir-Rahim di antara keduanya, dan kalian menempatkannya di antara tujuh Surah panjang - mengapa kalian melakukan itu?' Maka Utsman berkata: 'Waktu yang lama bisa berlalu pada Rasulullah ﷺ tanpa ada yang diturunkan kepadanya, dan kadang-kadang Surah dengan banyak (Ayat) bisa diturunkan. Jadi ketika sesuatu diturunkan, dia akan memanggil seseorang yang bisa menulis, dan berkata: 'Letakkan Ayat-ayat ini di Surah yang menyebutkan ini dan itu.' Ketika Ayat diturunkan, dia akan berkata: 'Letakkan Ayat ini di Surah yang menyebutkan ini dan itu.' Sekarang Al-Anfal adalah di antara yang pertama kali diturunkan di Madinah, dan Bara'ah di antara yang terakhir kali diturunkan dari Al-Qur'an, dan narasinya (yang dari Bara'ah) mirip dengan narasinya (yang dari Al-Anfal), jadi kami mengira itu bagian darinya. Kemudian Rasulullah ﷺ wafat, dan tidak dijelaskan kepada kami apakah itu bagian darinya. Jadi untuk alasan inilah kami menggabungkannya tanpa menuliskan Bismillahir-Rahmanir-Rahim di antara keduanya, dan kami menempatkannya di antara tujuh Surah panjang.'"