Bab Apa yang Dikatakan tentang Menyanyikan Puisi
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ، عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَ قِيلَ لَهَا هَلْ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَمَثَّلُ بِشَيْءٍ مِنَ الشِّعْرِ قَالَتْ كَانَ يَتَمَثَّلُ بِشِعْرِ ابْنِ رَوَاحَةَ وَيَتَمَثَّلُ وَيَقُولُ " وَيَأْتِيكَ بِالأَخْبَارِ مَنْ لَمْ تُزَوِّدِ " . وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Dari Al-Miqdam bin Shuraih, dari ayahnya, bahwa Aisyah ditanya: "Apakah Nabi (ﷺ) pernah mengucapkan puisi?" Ia menjawab: "Ia biasa mengucapkan perumpamaan dengan puisi Ibn Rawahah, dengan mengatakan: 'Akan datang berita kepadamu dari tempat yang tidak kau duga.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
