Bab Kebencian untuk Mengusir Seorang dari Tempat Duduknya Lalu Duduk di Tempat Itu
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلاَّلُ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ يُقِمْ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ " . قَالَ وَكَانَ الرَّجُلُ يَقُومُ لاِبْنِ عُمَرَ فَلاَ يَجْلِسُ فِيهِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ .
Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Ali Al-Khallal, telah menceritakan kepada kami Abdul Razzaq, telah menceritakan kepada kami Mamar, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari Ibn Umar, ia berkata: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian mengusir saudaranya dari tempat duduknya, kemudian ia duduk di tempat itu." Dan seorang lelaki berdiri untuk Ibn Umar, tetapi ia tidak duduk di tempat itu." Abu 'Isa berkata: "Hadits ini shahih."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
