Bab Apa yang Dikatakan tentang Mengambil Harta
Hasan oleh Darussalam
haddatsana qutaybahu, haddatsana allaytsu, an saidin almaqburiyyi, an abi alwalidi, qala samitu khawlaha ibinta qaysin, wakanat, tahta hamzaha ibni abdi almutthalibi taqulu samitu rasula allahi yaqulu " inna hadza almala khadhirahun hulwahun man ashabahu bihaqqihi burika lahu fihi warubba mutakhawwidhin fima syaat bihi nafsuhu min mali allahi warasulihi laysa lahu yawma alqiyamahi ila annaru ". qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun. waabu alwalidi asmuhu ubaydu sanutha.
Khawlah bint Qais, yang merupakan istri Hamzah bin 'Abdul-Muttalib, meriwayatkan bahwa Rasulullah (s.a.w) bersabda: "Sesungguhnya harta ini adalah hijau dan manis. Siapa yang mendapatkan haknya dari harta tersebut, maka ia akan diberkahi di dalamnya. Dan banyak orang yang terjerumus dalam apa yang diinginkan oleh jiwanya dari harta Allah dan Rasul-Nya, tidak akan mendapatkan apa-apa pada Hari Kiamat kecuali api."