Bab Warisan Para Saudara Perempuan
Shahih oleh Darussalam
haddatsana alfadhlu ibnu asshabbahi albaghdadiyyu, ql akhbarana sufyanu ibnu uyaynaha, ql akhbarana muhammadu ibnu almunkadiri, samia jabira ibna abdi allahi, yaqulu maridhtu faatani rasulu allahi yauduni fawajadani qad ughmiya alaa faata wamaahu abu bakrin waumaru wahuma masyiyani fatawaddhaa rasulu allahi fashabba alaa min wadhuihi faafaqtu faqultu ya rasula allahi kayfa aqdhi fi mali aw kayfa ashnau fi mali falam yujibni syayan wakana lahu tisu akhawatin hatta nazalat ayahu almiratsi : (yastaftunaka quli allahu yuftikum fi alkalalhi ) alayaha. qala jabirun fiyya nazalat. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun.
Jabir bin 'Abdullah berkata: "Saya sakit, lalu Rasulullah ﷺ datang menjenguk saya dan mendapati saya pingsan. Beliau datang berjalan sementara Abu Bakar dan Umar bersama beliau. Rasulullah ﷺ berwudhu, kemudian menuangkan sisa air wudhunya ke atas saya, sehingga saya sadar. Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, bagaimana saya harus mengatur harta saya?' - atau - 'Apa yang harus saya lakukan dengan harta saya?' Beliau tidak menjawab apa-apa kepada saya" -dan ia memiliki sembilan saudara perempuan- "hingga ayat tentang warisan diturunkan: mereka bertanya kepadamu tentang hukum. Katakanlah: 'Allah memberi petunjuk tentang Al-Kalalah.' Jabir berkata: 'Ayat ini diturunkan mengenai saya.'