Bab Apa yang Dikatakan dalam Wasiatnya صلى الله عليه وسلم dalam Perang
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلاَّلُ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لاَ يُغِيرُ إِلاَّ عِنْدَ صَلاَةِ الْفَجْرِ فَإِنْ سَمِعَ أَذَانًا أَمْسَكَ وَإِلاَّ أَغَارَ فَاسْتَمَعَ ذَاتَ يَوْمٍ فَسَمِعَ رَجُلاً يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ . فَقَالَ " عَلَى الْفِطْرَةِ " . فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ . فَقَالَ " خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ " .
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Bahwa Nabi (ﷺ) tidak menyerang kecuali dekat waktu Fajr, jadi jika ia mendengar Adzan, ia akan menahan diri, dan jika tidak, maka ia akan menyerang. Suatu hari ia mendengarkan dan mendengar seorang pria berkata: 'Allahu Akbar, Allahu Akbar,' maka ia berkata: 'Di atas Fitrah.' Kemudian ia berkata: 'Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah.' Maka ia berkata: 'Engkau telah keluar dari Api.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
