Jami' At-Tirmidzi · Kitab Hudud dari Rasulullah s.a.w · No. 1451

Bab Apa yang Dikatakan tentang Seorang Pria yang Berhubungan dengan Budak Perempuan Istrinya

Hasan oleh Darussalam

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ، وَأَيُّوبَ بْنِ مِسْكِينٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ، قَالَ رُفِعَ إِلَى النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ رَجُلٌ وَقَعَ عَلَى جَارِيَةِ امْرَأَتِهِ فَقَالَ لأَقْضِيَنَّ فِيهَا بِقَضَاءِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ لَئِنْ كَانَتْ أَحَلَّتْهَا لَهُ لأَجْلِدَنَّهُ مِائَةً وَإِنْ لَمْ تَكُنْ أَحَلَّتْهَا لَهُ رَجَمْتُهُ ‏.‏

Habib bin Salim berkata: "Seorang pria dibawa kepada An-Nu'man bin Bashir yang telah berhubungan dengan budak perempuan istrinya. Dia berkata: 'Saya memberikan keputusan tentang kasusnya sesuai dengan keputusan Rasulullah (s.a.w): Jika dia telah menghalalkannya baginya, maka saya akan mencambuknya seratus kali, dan jika dia tidak menghalalkannya, maka saya akan merajamnya.'"