Bab Apa yang Dikatakan tentang Hukum Walinya Korban dalam Qisas dan Maaf
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قُتِلَ رَجُلٌ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَدُفِعَ الْقَاتِلُ إِلَى وَلِيِّهِ فَقَالَ الْقَاتِلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا أَرَدْتُ قَتْلَهُ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أَمَا إِنَّهُ إِنْ كَانَ صَادِقًا فَقَتَلْتَهُ دَخَلْتَ النَّارَ " . فَخَلَّى عَنْهُ الرَّجُلُ . قَالَ وَكَانَ مَكْتُوفًا بِنِسْعَةٍ . قَالَ فَخَرَجَ يَجُرُّ نِسْعَتَهُ . قَالَ فَكَانَ يُسَمَّى ذَا النِّسْعَةِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالنِّسْعَةُ حَبْلٌ .
Dari Abu Hurairah, bahwa seorang lelaki dibunuh pada masa Rasulullah ﷺ, maka si pembunuh dibawa kepada walinya. Si pembunuh berkata: 'Wahai Rasulullah! Demi Allah! Saya tidak bermaksud membunuhnya.' Maka Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jika apa yang dia katakan itu benar, dan kamu membunuhnya, kamu akan masuk neraka.' Maka dia pun membiarkan lelaki itu pergi. Dia berkata: 'Tangannya terikat di belakangnya dengan sebuah Nis'ah.' Dia berkata: 'Maka dia pergi, menyeret Nis'ahnya.' Dia berkata: 'Maka dia disebut Dhan-Nis'ah.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
