Bab Apa yang Dikatakan tentang Hakim Tidak Memutuskan Antara Dua Pihak Hingga Mendengar Pembicaraan Mereka
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْجُعْفِيُّ، عَنْ زَائِدَةَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ حَنَشٍ، عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا تَقَاضَى إِلَيْكَ رَجُلاَنِ فَلاَ تَقْضِ لِلأَوَّلِ حَتَّى تَسْمَعَ كَلاَمَ الآخَرِ فَسَوْفَ تَدْرِي كَيْفَ تَقْضِي " . قَالَ عَلِيٌّ فَمَا زِلْتُ قَاضِيًا بَعْدُ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ .
'Ali berkata: "Rasulullah (ﷺ) berkata kepadaku: 'Ketika dua orang datang kepadamu meminta keputusan, janganlah kamu memutuskan untuk yang pertama sampai kamu mendengar pernyataan dari yang kedua. Segera kamu akan tahu bagaimana cara memutuskan.'" 'Ali berkata: "Sejak saat itu saya tidak pernah salah dalam memutuskan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
