Bab Apa yang Dikatakan tentang Siapa yang Mencintai Pertemuan dengan Allah
Shahih oleh Darussalam
haddatsana humaydu ibnu masadaha, haddatsana khalidu ibnu alharitsi, haddatsana saidu ibnu abi arubaha, h qala wahaddatsana muhammadu ibnu bassyarin, haddatsana muhammadu ibnu bakrin, an saidi ibni abi arubaha, an qatadaha, an zuraraha ibni awfa, an sadi ibni hisyamin, an aisyaha, annaha dzakarat anna rasula allahi qala " man ahabba liqaa allahi ahabba allahu liqaahu waman kariha liqaa allahi kariha allahu liqaahu ". qalat faqultu ya rasula allahi kulluna nakrahu almawta. qala " laysa dzalika walakinna almumina idza bussyira birahmahi allahi waridhwanihi wajannatihi ahabba liqaa allahi waahabba allahu liqaahu wainna alkafira idza bussyira biadzabi allahi wasakhathihi kariha liqaa allahi wakariha allahu liqaahu ". qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun.
Dari Aisyah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang mencintai pertemuan dengan Allah, maka Allah mencintai pertemuan dengannya. Dan siapa yang membenci pertemuan dengan Allah, maka Allah membenci pertemuan dengannya." Ia berkata: "Wahai Rasulullah! Kita semua membenci kematian." Ia bersabda: "Bukan begitu. Tetapi ketika seorang mukmin diberi kabar gembira tentang rahmat Allah, keridhaan-Nya, dan surga-Nya, maka ia mencintai pertemuan dengan Allah dan Allah mencintai pertemuan dengannya. Sedangkan ketika orang kafir diberi kabar tentang siksa Allah dan kemurkaan-Nya, ia membenci pertemuan dengan Allah, dan Allah membenci pertemuan dengannya."