Bab Mengumpulkan Apa yang Diterima dalam Al-Qur'an
Shahih oleh Darussalam
akhbarana nashru ibnu aliyyin, qala anbaana abdu alala, qala haddatsana mamarun, ani azzuhriyyi, an urwaha, ani abni makhramaha, anna umara ibna alkhatthabi, - rdh allah nh - qala samitu hisyama ibna hakimi ibni hizamin, yaqrau suraha alfurqani faqaraa fiha hurufan lam yakun nabiyyu allahi aqraaniha qultu man aqraaka hadzihi assuraha qala rasulu allahi. qultu kadzabta ma hakadza aqraaka rasulu allahi faakhadztu biyadihi aquduhu ila rasuli allahi faqultu ya rasula allahi innaka aqratani suraha alfurqani wainni samitu hadza yaqrau fiha hurufan lam takun aqrataniha. faqala rasulu allahi " aqra ya hisyamu ". faqaraa kama kana yaqrau faqala rasulu allahi " hakadza unzilat ". tsumma qala " aqra ya umaru ". faqaratu faqala " hakadza unzilat ". tsumma qala rasulu allahi " inna alqurana unzila ala sabahi ahrufin ".
Diriwayatkan dari Ibn Makhramah bahwa: Umar bin Al-Khattab, semoga Allah meridhoinya, berkata: "Saya mendengar Hisham bin Hakim bin Hizam membaca: Surat Al-Furqan, dengan cara yang tidak diajarkan kepada saya oleh Nabi ﷺ. Saya berkata: 'Siapa yang mengajarkanmu Surah ini?' Dia berkata: 'Rasulullah ﷺ.' Saya berkata: 'Kau berbohong; Rasulullah ﷺ tidak mengajarkanmu seperti itu.' Saya membawanya ke Rasulullah ﷺ dan berkata: 'Wahai Rasulullah, Engkau mengajarkan saya Surat Al-Furqan, tetapi saya mendengar orang ini membacanya dengan cara yang tidak Engkau ajarkan kepada saya.' Rasulullah ﷺ berkata: 'Bacalah, wahai Hisham.' Maka dia membacanya seperti yang biasa dia baca. Rasulullah ﷺ berkata: 'Begitulah ia diturunkan.' Kemudian dia berkata: 'Bacalah, wahai Umar.' Maka saya membacanya, dan dia berkata: 'Begitulah ia diturunkan.' Kemudian Rasulullah ﷺ berkata: 'Al-Qur'an diturunkan untuk dibaca dalam tujuh cara yang berbeda.'