Sunan An-Nasa'i · Kitab Kepemimpinan · No. 823

Bab Apa yang Harus Dilakukan Imam dalam Memudahkan

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ بِالنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِيهِمُ السَّقِيمَ وَالضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ فَإِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَا شَاءَ " .

akhbarana qutaybahu, an malikin, an abi azzinadi, ani alaraji, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " idza shalla ahadukum biannasi falyukhaffif fainna fihimu assaqima waaddhaifa waalkabira faidza shalla ahadukum linafsihi falyuthawwil ma syaa ".

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Ketika salah seorang di antara kalian memimpin orang banyak dalam shalat, hendaknya ia meringankan, karena di antara mereka ada yang sakit, lemah, dan tua. Dan ketika salah seorang di antara kalian shalat sendirian, hendaklah ia memperpanjang shalatnya sesuai keinginannya."

Penjelasan