Bab Apa yang Harus Dilakukan Imam dalam Memudahkan
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ بِالنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِيهِمُ السَّقِيمَ وَالضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ فَإِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَا شَاءَ " .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: "Ketika salah seorang di antara kalian memimpin orang banyak dalam shalat, hendaknya ia meringankan, karena di antara mereka ada yang sakit, lemah, dan tua. Dan ketika salah seorang di antara kalian shalat sendirian, hendaklah ia memperpanjang shalatnya sesuai keinginannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
