Bab Siapa yang Berdiri di Belakang Imam dan Siapa yang Mengikutinya
Shahih oleh Darussalam
akhbarana muhammadu ibnu umara ibni aliyyi ibni muqaddamin, qala haddatsana yusufu ibnu yaquba, qala akhbarani attaymiyyu, an abi mijlazin, an qaysi ibni abbadin, qala bayna ana fi almasjidi, fi asshaffi almuqaddami fajabadzani rajulun min khalfi jabdzahan fanahhani waqama maqami fawaallahi ma aqaltu shalati falamma ansharafa faidza huwa ubau ibnu kabin faqala ya fata la yasuka allahu inna hadza ahdun mina annabiyyi ilayna an naliyahu tsumma astaqbala alqiblaha faqala halaka ahlu aluqadi warabbi alkabahi tsalatsan tsumma qala waallahi ma alayhim asa walakin asa ala man adhallu. qultu ya aba yaquba ma yani biahli aluqadi qala alumarau.
Diriwayatkan bahwa Qais bin 'Ubad berkata: "Ketika saya berada di Masjid di barisan depan, seorang pria menarik saya dari belakang dan memindahkan saya ke samping, dan mengambil tempat saya. Demi Allah, saya tidak bisa fokus pada shalat saya, kemudian ketika dia pergi, saya melihat bahwa itu adalah Ubayy bin Ka'b. Dia berkata: 'Wahai pemuda, semoga Allah melindungimu dari bahaya. Ini adalah apa yang diperintahkan Nabi ﷺ kepada kami, untuk berdiri tepat di belakangnya.' Kemudian dia (Ubayy) menghadap ke arah Qiblah dan berkata: 'Celaka Ah1 Al-'Uqd, demi Tuhan Ka'bah! - tiga kali.' Kemudian dia berkata: 'Demi Allah, saya tidak sedih untuk mereka, tetapi saya sedih untuk orang-orang yang mereka sesatkan.' Saya berkata: 'Wahai Abu Ya'qub, apa yang kamu maksud dengan Ah1 Al-'Uqd?' Dia berkata: 'Para penguasa.'"