Bab Larangan Terhadap Nabiذ Al-Jar, Secara Terpisah
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي مَسْلَمَةَ، قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الْعَزِيزِ، - يَعْنِي ابْنَ أَسِيدٍ الطَّاحِيَّ بَصْرِيٌّ - يَقُولُ سُئِلَ ابْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ، قَالَ نَهَانَا عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم .
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la, ia berkata: 'Telah menceritakan kepada kami Khalid, ia berkata: 'Telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Abu Maslamah, ia berkata: 'Saya mendengar Abdul-Aziz - yaitu bin Asid At-Tahi dari Al-Basrah - berkata: 'Ibn Az-Zubair ditanya tentang menenggelamkan (buah-buahan) dalam kendi tanah, dan ia berkata: 'Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang kami dari itu.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
