Bab Waktu yang Dilarang untuk Shalat
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, an malikin, an zaydi ibni aslama, an athai ibni yasarin, an abdi allahi asshunabihiyyi, anna rasula allahi qala " assyamsu tathluu wamaaha qarnu assyaythani faidza artafaat faraqaha faidza astawat qaranaha faidza zalat faraqaha faidza danat lilghurubi qaranaha faidza gharabat faraqaha ". wanaha rasulu allahi ani asshalahi fi tilka assaati.
Dari 'Abdullah As-Sunabihi bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Matahari terbit dan bersamanya tanduk setan, kemudian ketika telah sepenuhnya terbit, ia pergi. Kemudian ketika mendekati tengah hari, ia mendekat, dan ketika telah melewati puncaknya, ia pergi. Kemudian ketika mendekati terbenam, ia mendekat, lalu ketika telah terbenam, ia pergi." Dan Rasulullah ﷺ melarang shalat pada waktu-waktu tersebut.