Bab Larangan Mengenakan Cincin di Jari Telunjuk
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْخَاتَمِ فِي هَذِهِ وَهَذِهِ . يَعْنِي السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى . وَاللَّفْظُ لاِبْنِ الْمُثَنَّى .
Diriwayatkan bahwa 'Ali berkata: 'Rasulullah (ﷺ) melarangku untuk mengenakan cincin di sini dan di sini,' yang berarti jari telunjuk dan jari tengah. Dan ini adalah lafaz dari Ibn Al-Muthanna.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
