Bab Menghiasi Kumis

HR. An-Nasa'i no. 5046Shahih · Al-Albani

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَلْقَمَةَ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " أَعْفُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ " .

Cara baca (latin)

akhbarana amru ibnu aliyyin, qala haddatsana abdu arrahmani, qala haddatsana sufyanu, qala haddatsana abdu arrahmani ibnu abi alqamaha, qala samitu abna umara, yaqulu qala rasulu allahi " afu alliha waahfu assyawariba ".

Ibn 'Umar berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: 'Biarkan jenggot tumbuh dan rapikan kumis.'

Belajar nahwu 4 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Biarkan jenggot tumbuh dan rapikan kumis.

1/4

أَعْفُوا

biarkanlah (tumbuh)

Fi'il kata kerja

Fi'il amr (kata perintah) dari akar 'afā (عفا) yang berarti memaafkan atau membiarkan. Di sini bermakna membiarkan jenggot tumbuh tanpa mencukurnya. Bentuknya adalah fi'il amr untuk jamak mudzakkar, dengan wāw sebagai dhamir jamak.

Analisis dibantu AI.