Bab Jual Beli Perak dengan Emas Secara Utang
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَكَمِ، عَنْ مُحَمَّدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ حَبِيبٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْمِنْهَالِ، قَالَ سَأَلْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ عَنِ الصَّرْفِ، فَقَالَ سَلْ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ . فَسَأَلْتُ زَيْدًا فَقَالَ سَلِ الْبَرَاءَ فَإِنَّهُ خَيْرٌ مِنِّي وَأَعْلَمُ فَقَالاَ جَمِيعًا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْوَرِقِ بِالذَّهَبِ دَيْنًا .
Abu Al-Minhal berkata: "Saya bertanya kepada Al-Bara bin 'Azib tentang tukar menukar uang. Ia berkata: 'Tanya Zaid bin Arqam, karena dia lebih baik dariku dan lebih berpengetahuan.' Maka saya bertanya kepada Zaid dan ia berkata: 'Tanya Al-Bara, karena dia lebih baik dariku dan lebih berpengetahuan.' Dan mereka berdua berkata: 'Rasulullah ﷺ melarang (menjual) perak untuk emas secara utang.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
