Bab Siapa yang Membunuh Burung Kecil Tanpa Haknya
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ صُهَيْبٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، يَرْفَعُهُ قَالَ " مَنْ قَتَلَ عُصْفُورًا فَمَا فَوْقَهَا بِغَيْرِ حَقِّهَا سَأَلَ اللَّهُ عَزَّ جَلَّ عَنْهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ " . قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَا حَقُّهَا قَالَ " حَقُّهَا أَنْ تَذْبَحَهَا فَتَأْكُلَهَا وَلاَ تَقْطَعْ رَأْسَهَا فَيُرْمَى بِهَا " .
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr, yang mengatributkan kepada Rasulullah: "Tidak ada orang yang membunuh burung kecil atau yang lebih besar, tanpa alasan yang benar, melainkan Allah akan menanyakan tentangnya." Dikatakan: "Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan 'alasan yang benar'?" Beliau menjawab: "Bahwa kamu menyembelihnya dan memakannya, dan jangan memotong kepalanya dan membuangnya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
