Bab Mengharamkan Makan Daging Keledai Domestik
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ، وَمَالِكٌ، وَأُسَامَةُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ الْحَسَنِ، وَعَبْدِ اللَّهِ، ابْنَىْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِمَا، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، رضى الله عنه قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الإِنْسِيَّةِ .
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud, ia berkata: "Telah memberitakan kepada kami Abdullah bin Wahb, ia berkata: "Telah memberitakan kepadaku Yunus, Malik, dan Usamah, dari Ibn Shihab, dari Al-Hasan, dan Abdullah, dua anak Muhammad dari ayah mereka, dari Ali bin Abi Talib, semoga Allah meridhainya, berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang mut'ah (nikah kontrak) pada hari Khaibar dan daging keledai domestik."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
