Bab Pengharaman Pembunuhan
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ أَبِي السَّفَرِ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ قَيْسٍ، قَالَ بَلَغَنِي أَنَّ جَرِيرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " اسْتَنْصِتِ النَّاسَ " . ثُمَّ قَالَ " لاَ أُلْفِيَنَّكُمْ بَعْدَ مَا أَرَى تَرْجِعُونَ بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ " .
Diriwayatkan bahwa Jarir bin 'Abdullah berkata: 'Rasulullah - ﷺ - berkata kepadaku: 'Minta kepada orang-orang untuk diam dan mendengarkan.' Kemudian beliau berkata: 'Aku tidak ingin melihat kalian setelah aku pergi kembali menjadi kafir, saling membunuh satu sama lain.'