Bab Hukum terhadap Murtad
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنِي حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلاَلٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ ثُمَّ أَرْسَلَ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ بَعْدَ ذَلِكَ فَلَمَّا قَدِمَ قَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ إِلَيْكُمْ . فَأَلْقَى لَهُ أَبُو مُوسَى وِسَادَةً لِيَجْلِسَ عَلَيْهَا فَأُتِيَ بِرَجُلٍ كَانَ يَهُودِيًّا فَأَسْلَمَ ثُمَّ كَفَرَ فَقَالَ مُعَاذٌ لاَ أَجْلِسُ حَتَّى يُقْتَلَ قَضَاءُ اللَّهِ وَرَسُولِهِ . ثَلاَثَ مَرَّاتٍ . فَلَمَّا قُتِلَ قَعَدَ .
Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Ash'ari, dari ayahnya: "Bahwa Nabi (ﷺ) mengutusnya ke Yaman, kemudian beliau mengutus Mu'adh bin Jabal setelah itu. Ketika ia tiba, ia berkata: 'Wahai manusia, saya adalah utusan Rasulullah (ﷺ) kepada kalian.' Abu Musa memberinya bantal untuk duduk, kemudian seorang lelaki dibawa yang sebelumnya seorang Yahudi, lalu ia masuk Islam, kemudian ia kembali kepada kekufuran. Mu'adh berkata: 'Saya tidak akan duduk sampai ia dibunuh; ini adalah ketetapan Allah dan Rasul-Nya,' (mengatakannya) tiga kali. Ketika ia dibunuh, barulah ia duduk."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
