Sunan An-Nasa'i · Kitab Penyewaan Tanah · No. 3934

Bab Menyebutkan Perbedaan Istilah yang Diriwayatkan dalam Penyewaan Tanah

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، وَسَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، أَنَّهُمَا كَانَا لاَ يَرَيَانِ بَأْسًا بِاسْتِئْجَارِ الأَرْضِ الْبَيْضَاءِ.

akhbarana qutaybahu, qala haddatsana jarirun, an manshurin, an ibrahima, wasaidi ibni jubayrin, annahuma kana la yarayani basan bistijari alardhi albaydhai.

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Mansur, dari Ibrahim, dan Said bin Jubair, bahwa mereka berdua tidak melihat ada yang salah dengan menyewa tanah yang belum dibudidayakan.

Penjelasan