Bab Li'an dalam Menuduh Istri dengan Pria Tertentu
Shahih oleh Darussalam
akhbarana ishaqu ibnu ibrahima, qala anbaana abdu alala, qala suila hisyamun ani arrajuli, yaqdzifu amraatahu fahaddatsana hisyamun, an muhammadin, qala saaltu anasa ibna malikin an dzalika, waana ara, anna indahu, min dzalika ilman faqala inna hilala ibna umayyaha qadzafa amraatahu bisyariki abni assahmai - wakana akhu albarai ibni malikin lummihi wakana awwala man laana - falaana rasulu allahi baynahuma tsumma qala " abshuruhu fain jaat bihi abyadha sabithan qadhia alaynayni fahuwa lihilali ibni umayyaha wain jaat bihi akhala jadan ahmasya assaqayni fahuwa lisyariki abni assahmai ". qala faunbitu annaha jaat bihi akhala jadan ahmasya assaqayni.
Diriwayatkan bahwa Muhammad berkata: "Saya bertanya kepada Anas bin Malik tentang hal itu, karena saya pikir dia memiliki pengetahuan tentang itu. Dia berkata: 'Hilal bin Umayyah menuduh istrinya (berzina) dengan Sharik bin As-Sahma', yang merupakan saudara Al-Bara' bin Malik melalui ibunya. Dia adalah orang pertama yang melakukan prosedur Li'an. Rasulullah ﷺ melakukan prosedur Li'an di antara mereka, kemudian beliau berkata: 'Lihatlah, jika dia melahirkan anak yang putih, dengan rambut lurus dan mata Qadiy'a, maka dia adalah anak Hilal bin Umayyah, dan jika dia melahirkan anak yang memiliki garis gelap di sekitar matanya, rambut keriting dan betis yang sempit, maka dia adalah anak Sharik bin As-Sahma.' Saya diberitahu bahwa dia melahirkan anak yang memiliki garis gelap di sekitar matanya, rambut keriting dan betis yang sempit.'