Bab Penjelasan Ayat Ini dengan Cara Lain
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, an hajjajin, ani abni jurayjin, an athain, annahu samia ubayda ibna umayrin, qala samitu aisyaha, zawja annabiyyi anna annabiyya kana yamkutsu inda zaynaba wayasyrabu indaha asalan fatawashaytu wahafshaha ayyatuna ma dakhala alayha annabiyyu faltaqul inni ajidu minka riha maghafira fadakhala ala ihdahuma faqalat dzalika lahu faqala " bal syaribtu asalan inda zaynaba - waqala - lan auda lahu ". fanazala ya ayyuha annabiyyu lima tuharrimu ma ahalla allahu laka in tatuba ila allahi liaisyaha wahafshaha waidz asarra annabiyyu ila badhi azwajihi haditsan liqawlihi " bal syaribtu asala ". kulluhu fi haditsi athain.
'Ubaid bin 'Umair meriwayatkan dari 'Aisyah, istri Nabi: "Nabi ﷺ biasa tinggal di Zainab binti Jahsh dan minum madu di rumahnya. Hafsah dan aku sepakat bahwa jika Nabi ﷺ datang kepada salah satu dari kami, ia akan berkata: 'Aku mendeteksi bau Maghafir (getah yang berbau tidak sedap) darimu; apakah engkau telah memakan Maghafir?' Ia datang kepada salah satu dari mereka dan ia mengatakannya. Ia berkata: 'Tidak, aku minum madu di rumah Zainab binti Jahsh, tetapi aku tidak akan melakukannya lagi.' Kemudian diturunkanlah ayat berikut: 'Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan (bagimu) apa yang Allah halalkan bagimu.' 'Jika kalian berdua bertobat kepada Allah, (itu akan lebih baik bagi kalian).' yang ditujukan kepada 'Aisyah dan Hafsah; 'Dan ingatlah ketika Nabi ﷺ mengungkapkan suatu perkara secara rahasia kepada salah satu istrinya.' merujuk kepada ucapannya: 'Tidak, aku minum madu.'"