Bab Keringanan dalam penggunaan minyak wangi saat menikah.
أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ، جَاءَ وَعَلَيْهِ رَدْعٌ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَهْيَمْ " . قَالَ تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً . قَالَ " وَمَا أَصْدَقْتَ " . قَالَ وَزْنَ نَوَاةٍ مِنْ ذَهَبٍ . قَالَ " أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ " .
Diriwayatkan dari Anas bahwa 'Abdur-Rahman bin 'Awf datang dengan bekas minyak saffron di tubuhnya, dan Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Apa ini?' Dia menjawab: 'Saya menikahi seorang wanita.' Beliau bertanya: 'Berapa mahar yang kamu berikan?' Dia menjawab: 'Seberat Nawah (lima dirham) emas.' Beliau bersabda: 'Adakan walimah (pesta pernikahan) meskipun dengan seekor domba.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
