Bab Larangan Terhadap Celibacy
Shahih oleh Darussalam
akhbarana ishaqu ibnu ibrahima, qala anbaana affanu, qala haddatsana hammadu ibnu salamaha, an tsabitin, an anasin, anna nafaran, min ashhabi annabiyyi qala badhuhum la atazawwaju annisaa. waqala badhuhum la akulu allahma. waqala badhuhum la anamu ala firasyin. waqala badhuhum ashumu fala ufthiru. fabalagha dzalika rasula allahi fahamida allaha waatsna alayhi tsumma qala " ma balu aqwamin yaquluna kadza wakadza lakinni ushalli waanamu waashumu waufthiru waatazawwaju annisaa faman raghiba an sunnati falaysa minni ".
Dari Anas: Diriwayatkan dari Anas bahwa ada sekelompok Sahabat Nabi, salah satu dari mereka berkata: "Saya tidak akan menikahi wanita." Yang lain berkata: "Saya tidak akan makan daging." Yang lain berkata: "Saya tidak akan tidur di tempat tidur." Yang lain berkata: "Saya akan berpuasa dan tidak berbuka." Berita itu sampai kepada Rasulullah dan beliau memuji Allah kemudian berkata: "Apa yang terjadi dengan orang-orang yang mengatakan demikian? Tetapi saya shalat dan tidur, saya berpuasa dan berbuka, dan saya menikahi wanita. Siapa yang berpaling dari Sunnahku, maka dia bukan dari golonganku."