Bab Tentang Siapa yang Mengkhianati Pejuang dalam Keluarganya
أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنَا حَرَمِيُّ بْنُ عُمَارَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " حُرْمَةُ نِسَاءِ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ كَحُرْمَةِ أُمَّهَاتِهِمْ وَإِذَا خَلَفَهُ فِي أَهْلِهِ فَخَانَهُ قِيلَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ هَذَا خَانَكَ فِي أَهْلِكَ فَخُذْ مِنْ حَسَنَاتِهِ مَا شِئْتَ فَمَا ظَنُّكُمْ " .
Telah mengabarkan kepada saya Harun bin Abdullah, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Harami bin Umarah, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Syubrah, dari Alqamah bin Marthad, dari Sulaiman bin Buraidah, dari ayahnya, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Haramnya wanita-wanita para mujahidin bagi mereka yang tertinggal adalah seperti haramnya ibu-ibu mereka. Jika ia mengambil tanggung jawab menjaga istrinya kemudian mengkhianatinya, maka akan dikatakan kepadanya pada hari kiamat: 'Orang ini telah mengkhianatimu dengan istrimu, maka ambillah dari kebaikannya apa yang kamu inginkan.' Maka bagaimana menurutmu?"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
