Bab Tawaf Bagi Yang Menghadapkan Umrah
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، وَسَأَلْنَاهُ، عَنْ رَجُلٍ، قَدِمَ مُعْتَمِرًا فَطَافَ بِالْبَيْتِ وَلَمْ يَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ أَيَأْتِي أَهْلَهُ قَالَ لَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَطَافَ سَبْعًا وَصَلَّى خَلْفَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ وَطَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ .
Diriwayatkan bahwa Amr berkata: "Saya mendengar Ibn Umar berkata - Ketika kami bertanya kepadanya tentang seorang lelaki yang datang untuk Umrah, dan melakukan Tawaf di sekitar Ka'bah, tetapi tidak melakukan Sa'i antara As-Safa dan Al-Marwah, apakah dia bisa berhubungan intim dengan istrinya? Dia berkata: 'Ketika Rasulullah (ﷺ) datang, dia Tawaf tujuh kali, dan shalat dua raka'at di belakang Maqam, dan melakukan Sa'i antara As-Safa dan Al-Marwah. Dan kamu memiliki contoh terbaik dalam Rasulullah.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
