Bab Diperbolehkannya Membatalkan Haji dengan Umrah bagi yang Tidak Membawa Hadi
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ يَحْيَى، عَنْ عَمْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لاَ نُرَى إِلاَّ أَنَّهُ الْحَجُّ فَلَمَّا دَنَوْنَا مِنْ مَكَّةَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْىٌ أَنْ يُقِيمَ عَلَى إِحْرَامِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْىٌ أَنْ يَحِلَّ .
Telah mengabarkan kepada kami Amru bin Ali, ia berkata: "Telah menceritakan kepada kami Yahya, dari Yahya, dari Amrah, dari Aisyah, ia berkata: 'Kami pergi bersama Rasulullah ﷺ tidak berpikir kecuali bahwa itu adalah Haji. Ketika kami mendekati Makkah, Rasulullah ﷺ memerintahkan: 'Siapa yang bersama dengan Hadi, hendaklah ia tetap dalam Ihram, dan siapa yang tidak membawa Hadi, hendaklah ia keluar dari Ihram.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
